PHPTOTO – Amazon Web Services (AWS) mengumumkan bahwa upayanya untuk mengurangi penggunaan air di pusat data telah membuatnya menjadi tujuh kali lebih efisien dibandingkan rata-rata industri. Perusahaan ini menyatakan bahwa mereka telah mencapai 75% dari target untuk menjadi positif air pada tahun 2030, yang berarti untuk setiap galon yang digunakan di pusat data, mereka akan mengembalikan lebih banyak air ke komunitas yang sama.
Operator pusat data menghadapi tantangan mengenai penggunaan air dan energi, terutama dengan meningkatnya adopsi kecerdasan buatan yang mendorong ekspansi fasilitas secara besar-besaran. Respon terhadap isu ini juga muncul di Seattle, di mana dewan kota baru-baru ini menyetujui moratorium darurat selama satu tahun terhadap pembangunan pusat data besar baru di dalam batas kota.
Menurut Kerry Person, wakil presiden operasi pusat data AWS, banyak komunitas yang terkejut melihat seberapa sedikit air yang digunakan oleh fasilitas mereka. AWS mengandalkan berbagai strategi pendinginan, termasuk penggunaan kipas angin dan pendinginan evaporatif, untuk menjaga suhu perangkat elektronik. Pendekatan ini memerlukan pengorbanan sumber daya, dengan pendingin ruangan yang lebih hemat air tapi lebih membutuhkan listrik.
AWS mencatat penggunaan hanya 0,12 liter air per kilowatt-jam, jauh di bawah rata-rata industri yang mencapai 0,84 liter. Penggunaan ini telah diverifikasi oleh auditor independen. Meskipun perusahaan ini menunjukkan pencapaian tersebut, AWS juga menyatakan bahwa industri pusat data secara global mengonsumsi kurang dari 0,5% total penggunaan air industri di seluruh dunia.
Berbagai perusahaan teknologi lain, seperti Microsoft, juga mulai menerapkan strategi penghematan air. Namun, masyarakat tetap khawatir, terutama di daerah yang mengalami kekurangan air. Dalam konteks ini,/aws berfokus pada tiga hal utama di setiap lokasi: penggunaan minimal air, pengolahan air limbah daripada menggunakan pasokan air bersih, dan kolaborasi dengan organisasi lokal untuk mengembalikan air ke lingkungan.
+ Ikuti Update









