PHPTOTO – Pemilihan pendahuluan di distrik NY-12 menarik perhatian nasional dengan keterlibatan kandidat Alex Bores, mantan karyawan industri teknologi, yang berjuang melawan tekanan dari berbagai kelompok berkepentingan. Bores sebelumnya terkenal karena perannya dalam merancang undang-undang RAISE yang mengatur penggunaan kecerdasan buatan. Meskipun upayanya dalam kampanye ini mendapat dukungan signifikan dari super PAC yang mendukung regulasi industri AI, ia kalah dari pejabat lokal, Micah Lasher, dengan suara 35 persen berbanding 39,1 persen.

Dalam pemilu ini, super PAC pro-Bores, di antaranya Jobs and Democracy PAC dan Dream NYC, menghabiskan lebih dari $19 juta, sementara pihak lawan, Leading the Future, menggelontorkan sekitar $8 juta. Total pengeluaran yang mencapai $27,41 juta menjadikan pemilihan ini sebagai salah satu yang termahal dalam sejarah pemilihan lokal, mencerminkan betapa pentingnya posisi ini dalam konteks regulasi AI pada pemilu mendatang.

Kekalahan Bores disebabkan tidak hanya oleh isu AI. Lasher, yang didukung oleh mantan Wali Kota New York, Michael Bloomberg, memiliki basis dukungan politik yang kuat. Bores, meskipun meraih posisi kedua, melampaui dua pesaing lainnya yang ternama, termasuk Jack Schlossberg dan George Conway.

Bores menegaskan bahwa walaupun ia kalah, hasil ini menunjukkan bahwa masyarakat tetap siap menantang dominasi industri besar. Sementara itu, pemilihan umum mendatang diperkirakan akan menjadi ajang pertarungan yang lebih rumit, di mana faktor-faktor lain, seperti inflasi dan kebijakan luar negeri, akan memengaruhi keputusan pemilih. Super PAC yang berkepentingan dalam isu AI sudah mulai menginvestasikan dana besar di pemilihan lain di seluruh negeri, menandakan bahwa pertarungan ini masih akan berlanjut pada masa mendatang.