PHPTOTO – Microsoft mengumumkan bahwa dalam dua dekade terakhir, efisiensi penggunaan air untuk pendinginan pusat data telah meningkat drastis, mengurangi tingkat konsumsi hingga 90% dibandingkan dengan saat fasilitas pertama kali dibuka di awal 2000-an. Pada tahun lalu, Microsoft menggunakan 0,27 liter per kilowatt-jam, yang tiga kali lebih baik dari rata-rata industri. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mencapai tujuan “water positive” pada tahun 2030.
Di tahap terbaru, Microsoft berhasil mengembalikan lebih banyak air tawar secara global dibandingkan yang diambil. Hal ini menunjukkan kemajuan signifikan menuju tujuan keberlanjutan yang dicanangkan. Dalam konteks yang sama, perusahaan-perusahaan teknologi lain seperti Amazon dan Google juga menyampaikan inisiatif serupa mengenai efisiensi penggunaan air.
Masalah penggunaan air oleh pusat data menjadi perhatian utama banyak komunitas. Berbagai protes dan moratorium terkait pembangunan pusat data baru telah diteskan oleh para pemimpin lokal, yang mengkhawatirkan dampak terhadap pasokan energi dan keluhan suara. Untuk merespons kekhawatiran ini, Microsoft meluncurkan inisiatif “Community-First AI Infrastructure” di awal tahun dan mendukung RUU Perlindungan Pembayar untuk mengatasi dampak tagihan utilitas.
Microsoft tetap berkomitmen untuk melindungi sumber daya air, dengan berbagai inovasi dalam pengelolaan pusat data. Strategi yang diterapkan meliputi pendinginan dengan kipas, penggunaan air daur ulang, serta pemeriksaan rutin untuk memastikan fasilitas beroperasi secara efisien. Meski terdapat kekhawatiran mengenai penggunaan air, pusat data hanya menyumbang sekitar 0,5% dari total penggunaan air industri di seluruh dunia. Pada tahun fiskal 2024, Microsoft menarik total 2,7 miliar galon air untuk semua operasi yang mencakup pusat data.
+ Ikuti Update










