Site icon PHPTOTO

Startup Bioteknologi Kecil yang Didukung Pendiri Microsoft dan Dua Pemenang Nobel

PHPTOTO – Penelitian imunologi yang groundbreaking yang mendasari dua Hadiah Nobel yang diberikan pekan ini berakar dari sebuah startup bioteknologi yang nyaris terlupakan di kawasan Seattle, yang didukung oleh pendiri Microsoft. Startup tersebut, Darwin Molecular, diluncurkan pada tahun 1992 dan pada tahun 1994, Mary Brunkow dan Fred Ramsdell bergabung dengan tim. Keduanya baru-baru ini dianugerahi Hadiah Nobel dalam bidang Fisiologi atau Kedokteran.

### Sejarah Darwin Molecular

Darwin Molecular didirikan dengan ambisi untuk mendalami pemetaan gen manusia, saat proyek Genome Manusia mulai berjalan. Pada saat itu, Bill Gates dan Paul Allen telah berinvestasi di perusahaan yang berbasis di Bothell, Washington ini. Lee Hood, seorang biolog terkemuka, juga merupakan bagian dari tim startup tersebut. Menurut Hood, saat perusahaan berdiri, tidak ada genom lengkap yang dapat dijadikan rujukan, sehingga mereka harus memulai dari nol, yang menjadi tantangan besar yang dipenuhi skeptisisme.

Dalam sebuah acara di Institut Biologi Sistem (ISB) di Seattle, Hood mengenang perjalanan waktu itu dan tantangan yang dihadapi oleh timnya. Brunkow, yang kini adalah manajer program senior di ISB, menyampaikan rasa senangnya bisa berkontribusi di perusahaan bioteknologi daripada di akademia. “Kami adalah tim hebat di startup kecil yang memberi kami kebebasan untuk mencoba berbagai hal,” ujarnya.

### Penelitian Mengenai Penyakit Autoimun

Brunkow mengawali penelitiannya dengan menyelidiki penyakit autoimun yang mematikan pada tikus, memulai program genetika untuk mengembangbiakkan tikus-tikus tersebut dan mengisolasi mutasi yang ada. Melalui penyaringan urutan DNA, timnya menemukan gen yang dinamakan FOXP3 dan mengidentifikasi kesalahan genetik yang menyebabkan malfungsi gen tersebut. Sementara tim Ramsdell fokus pada biologi sel dan operasi sistem imun tikus yang bermutasi, kedua tim bersama-sama menciptakan pemahaman baru tentang bagaimana sistem imun mengatur dan menekan responnya sendiri.

Brunkow dan Ramsdell, bersama Shimon Sakaguchi dari Universitas Osaka di Jepang, dianugerahi Hadiah Nobel atas kontribusi mereka dalam mengidentifikasi sel T regulator, yang disebut sebagai “pelindung keamanan dalam sistem imun.” Sel ini memainkan peran penting dalam mencegah sistem imun menyerang target yang salah, yang dapat menyebabkan penyakit autoimun seperti radang sendi rheumatoid, sklerosis multipel, lupus, dan banyak lainnya.

### Dampak Penemuan FOXP3

Penemuan FOXP3 oleh tim Brunkow dan Ramsdell telah menunjukkan bahwa mutasi pada versi manusia dari gen FOXP3 dapat mengakibatkan penyakit autoimun langka yang mengancam jiwa, yang dikenal sebagai IPEX. Jim Heath, presiden ISB, menegaskan bahwa FOXP3 adalah “tanda” sel T regulator dan penemuan ini telah berdampak pada hampir setiap aspek kesehatan dan penyakit manusia.

Fred Ramsdell kini menjabat sebagai co-founder dan ketua dewan penasihat ilmiah di Sonoma Biotherapeutics, sebuah perusahaan dengan fasilitas R&D di Seattle. Pada tahun 1996, Darwin Molecular diakuisisi oleh Chiroscience Group yang berbasis di London, yang kemudian bergabung dengan perusahaan British lainnya, Celltech, tiga tahun kemudian. Namun, operasi penelitian dan pengembangan di Washington akhirnya ditutup pada tahun 2004, bersamaan dengan keluarnya Brunkow dan Ramsdell dari perusahaan itu.

### Kesimpulan dan Catatan Akhir

Penemuan yang dilakukan oleh Mary Brunkow dan Fred Ramsdell di Darwin Molecular tidak hanya berkontribusi pada pemahaman mendalam tentang sistem imun, tetapi juga membuka jalan bagi pemahaman lebih lanjut tentang penyakit autoimun yang mengancam jiwa. Dengan penghargaan Nobel yang baru saja mereka terima, dampak dari penelitian mereka akan terus terasa dalam bidang imunologi dan kedokteran. Brunkow mengingat momen ketika mereka berkolaborasi di startup kecil tersebut sebagai saat yang luar biasa dan penting dalam perjalanan kariernya. “Kami tahu bahwa kami melakukan sesuatu yang sangat penting dalam bidang ini,” katanya, menggambarkan semangat dan dedikasi yang ada di balik penelitian mereka.

Exit mobile version