Site icon PHPTOTO

Microsoft Manfaatkan Alt Carbon Menunjukkan Peran India Dalam Penghilangan Karbon

Cemetoto – Microsoft telah menandatangani kesepakatan selama tiga tahun untuk membeli hampir 37.000 ton kredit pengurangan karbon dari startup India, Alt Carbon. Kesepakatan ini menandai langkah pertama raksasa teknologi tersebut dalam mengimplementasikan metode pelapukan batuan yang diperkuat di Asia.

Alt Carbon, yang berbasis di Bengaluru, diharapkan dapat mengirimkan 36.920 ton kredit pengurangan karbon dioksida melalui proyek Revitalisasi Darjeeling hingga tahun 2029. Dalam perjanjian tersebut, Microsoft juga mendapatkan opsi untuk membeli volume tambahan jika startup tersebut memenuhi tonggak pengiriman dan verifikasi yang ditentukan.

Kesepakatan ini muncul di tengah laporan yang menunjukkan bahwa Microsoft—yang dikenal sebagai pembeli terbesar kredit pengurangan karbon di dunia—telah menghentikan beberapa bagian program pengadaan karbonnya. Namun, perusahaan tersebut menolak klaim ini dan menegaskan komitmennya terhadap tujuan iklim meskipun ada penyesuaian dalam strategi keberlanjutan mereka.

Rincian Kesepakatan dan Metode Pelapukan Batuan

Kesepakatan ini dipandang sebagai peluang besar bagi Alt Carbon, yang didirikan pada tahun 2023 dan berfokus pada proyek penghilangan karbon, termasuk metode pelapukan batuan yang diperkuat. Teknik ini melibatkan penyebaran batuan basalt yang dihancurkan dan batuan silikat lainnya di lahan pertanian untuk mempercepat reaksi kimia alami yang membantu menyimpan karbon dioksida. Alt Carbon memperoleh basalt dari Rajmahal Traps di India timur dan menggunakannya di lahan pertanian di Bengal Barat, di mana batuan tersebut bereaksi dengan air hujan dan karbon dioksida atmosfer untuk membentuk bikarbonat yang stabil.

Pembicaraan dengan Microsoft dimulai pada awal tahun 2025 dan memakan waktu lebih dari satu tahun setelah melalui tinjauan ilmiah yang mendalam, kewajiban due diligence, dan negosiasi kontrak. Sparsh Agarwal, salah satu pendiri dan presiden Alt Carbon, menyatakan bahwa Microsoft juga meminta langkah-langkah tambahan untuk pemantauan, pelaporan, dan verifikasi (MRV) yang melampaui persyaratan registri, termasuk protokol pengukuran dan kuantifikasi karbon yang lebih luas.

Dampak dan Perkembangan Pasar Kredit Karbon

Kesepakatan ini hadir di saat semakin banyak pembeli mencari proyek penghilangan karbon yang teruji, mengingat pasokan yang terverifikasi masih langka di pasar. Ratusan startup telah muncul dengan janji untuk menghilangkan karbon dioksida dari atmosfer, namun hanya sebagian kecil yang dapat memperlihatkan kredit terverifikasi secara komersial. Agarwal menyoroti masalah ini dengan pernyataannya bahwa meskipun banyak pemasok yang ada, hanya sedikit yang mampu memberikan pengiriman yang terverifikasi.

Alt Carbon sebelumnya telah menerbitkan hampir 10.000 kredit penghilangan karbon melalui pelapukan batuan yang diperkuat, menjadikannya sebagai penerbit terbesar di dunia sejauh ini. Startup ini juga mengharapkan untuk menerbitkan tambahan 15.000 kredit sebelum akhir tahun ini. Saat ini, Alt Carbon mengoperasikan dua proyek penghilangan karbon di Bengal Utara, termasuk satu proyek yang didedikasikan untuk perusahaan pelayaran Jepang, Mitsui OSK Lines.

Di bawah kesepakatan dengan Microsoft, kredit akan diterbitkan melalui Isometric, sebuah registri penghilangan karbon yang mengembangkan metodologi pelapukan batuan yang diperkuat. Kesepakatan ini juga mencerminkan peran yang semakin penting dari pemasok yang berasal dari negara-negara berkembang dalam penghilangan karbon, di mana pengembang dari Global South kini menyumbang sekitar 26% dari penerbitan kredit penghilangan karbon, meningkat dari 2% pada tahun 2022.

Kesimpulan dari Perkembangan Berita Ini

Kesepakatan antara Microsoft dan Alt Carbon menunjukkan komitmen kuat terhadap tujuan keberlanjutan dan pengurangan emisi karbon. Sebagai salah satu daerah dengan potensi besar dalam industri ini, India menjadi fokus bagi perusahaan besar seperti Microsoft yang ingin berkontribusi pada pengurangan dampak perubahan iklim. Dengan metode pelapukan batuan yang inovatif, Alt Carbon berusaha untuk meningkatkan kapasitas penghilangan karbon sambil terus melakukan kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor ini. Kesepakatan ini tidak hanya berimbas pada Alt Carbon, tetapi juga memberikan sinyal positif bagi pasar kredit karbon di tingkat global.

Exit mobile version