PHPTOTO – Helion Energy, sebuah perusahaan rintisan yang berusaha untuk mengkomersialkan energi fusi, baru saja mengumumkan pendanaan sebesar $465 juta pada hari Kamis. Dengan tambahan dana ini, total modal yang berhasil dikumpulkan perusahaan yang berbasis di Everett, Washington, itu kini mencapai lebih dari $1,5 miliar, sehingga menjadikan valuasi perusahaannya mencapai $15,5 miliar.
Helion Energy berambisi menjadi perusahaan pertama di dunia yang berhasil menghasilkan energi fusi, yang menirukan reaksi yang terjadi di matahari dan bintang-bintang untuk menghasilkan energi bersih yang hampir tak terbatas. Dalam pernyataannya, David Kirtley, co-founder sekaligus CEO Helion, menegaskan bahwa perusahaan ini sudah berada dalam posisi terbaik untuk menghasilkan listrik dari fusi dalam dekade ini.
Perusahaan ini mengimplementasikan jadwal yang sangat ambisius dengan menandatangani kesepakatan dengan Microsoft untuk menyediakan energi bagi pusat data di Washington Tengah pada tahun 2028. Helion juga telah memulai pembangunan pabrik dengan kapasitas 50 megawatt yang diberi nama Orion di Malaga, Washington, sejak Juli lalu.
Meskipun demikian, banyak pakar memperingatkan bahwa masih terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi sebelum energi fusi dapat dikomersialkan. Kritikus dari Helion menyoroti kurangnya transparansi dan publikasi ilmiah yang terbatas, yang menyulitkan peneliti independen untuk mengevaluasi pendekatan mereka.
Saat ini, Helion menjalankan serangkaian uji coba di Everett menggunakan perangkat fusi generasi ketujuh bernama Polaris, yang memiliki panjang 60 kaki. Mereka juga sedang mengembangkan mesin baru bernama Tiny Merge, yang lebih kecil dan akan mempercepat pengujian ide-ide baru dengan kebutuhan energi dan sumber daya yang lebih sedikit. Pendanaan terbaru ini dipimpin oleh Thrive Capital, dengan kontribusi dari sejumlah investor baru lainnya, menandai pendanaan venture capital terbesar di kawasan Pasifik Barat Laut tahun ini.
+ Ikuti Update










