PHPTOTO – Inovasi baru dalam sektor energi terbarukan sedang dikembangkan melalui kolaborasi antara Pacific Northwest National Laboratory (PNNL), Nvidia, dan Fervo Energy. Proyek ini bertujuan menciptakan model digital untuk meningkatkan efisiensi dalam pembangkitan energi geothermal, yang memanfaatkan panas dari bawah permukaan bumi. Model yang dikenal sebagai Enhanced Geothermal System Twin (EGS Twin) diharapkan rampung pada 2029.

Energi geothermal merupakan solusi bersih dan berkelanjutan dengan potensi yang melimpah, dihasilkan dengan mengebor hingga kedalaman 10.000 kaki. Air dingin dipompa untuk mengalir melalui jaringan retakan bawah tanah, yang perlu diperluas agar bisa mencapai suhu lebih tinggi. Proses ini memungkinkan air untuk menghasilkan uap yang berputar pada turbin pembangkit listrik.

Maruti Mudunuru, seorang ilmuwan dari PNNL, menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam operasi pembangkit, seperti jumlah sumur pemantauan yang dibutuhkan. Model saat ini tidak mampu memberikan wawasan cepat yang diperlukan untuk membantu operator mengatasi permasalahan, yang bisa menyebabkan kurang efektifnya pemanfaatan sumber daya.

Tim PNNL akan melatih model AI yang akan didukung oleh Nvidia melalui infrastruktur pusat data, sementara Fervo akan menyediakan data dari lokasi geothermal miliknya di Nevada dan Utah. Saat ini, Fervo sedang membangun pabrik Cape Station di Beaver County, Utah, yang dijadwalkan mulai mengalirkan listrik ke jaringan tahun ini dan diharapkan dapat menghasilkan 500 megawatt.

Inovasi ini menarik perhatian investor dan perusahaan teknologi, terutama di tengah meningkatnya permintaan terhadap sumber energi bersih. Fervo juga telah meluncurkan proyek percontohan di Nevada dengan kapasitas 3 megawatt, yang menyuplai listrik untuk beberapa pusat data Google. Proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam transisi energi global menuju solusi yang lebih berkelanjutan.