PHPTOTO – Serangan siber yang terjadi tahun lalu menargetkan Jaguar Land Rover (JLR), salah satu perusahaan terbesar di Inggris. Insiden ini menyebabkan penghentian produksi selama berbulan-bulan dan berdampak negatif pada ekonomi negara. Kerugian yang diakibatkan oleh peretasan ini mendorong pemerintah Inggris untuk memberikan bantuan keuangan sebesar £1,5 miliar (sekitar $2 miliar), dengan estimasi kerugian bagi ekonomi Inggris mencapai $2,5 miliar.
Setelah berbulan-bulan spekulasi mengenai pelaku peretasan, laporan menyebutkan bahwa hacker yang bertanggung jawab berasal dari Rusia. Namun, hingga saat ini, belum jelas apakah mereka bekerja langsung untuk pemerintah Vladimir Putin, merupakan kelompok kriminal independen, atau beroperasi dengan persetujuan tidak resmi dari pemerintah. Berita ini diungkap oleh media internasional yang mengutip sumber-sumber dekat dengan penyelidikan.
Microsoft dilaporkan telah melacak kelompok peretas Rusia tersebut dan memberikan informasi terkait identitas mereka kepada JLR. Selain itu, badan-badan keamanan seperti FBI, National Crime Agency Inggris, National Cyber Security Centre, serta unit Mandiant dari Google dan Palo Alto Networks, juga turut berkontribusi dalam penyelidikan.
Menariknya, dalam pengembangan yang tidak biasa namun bukan hal yang langka dalam dunia keamanan siber, diketahui bahwa selain kelompok Rusia, ada juga seorang hacker asal Yordania yang dikenal dengan nama Rey yang berhasil membobol beberapa jaringan JLR. Insiden ini menegaskan pentingnya keamanan siber di kalangan perusahaan besar, dan memicu perhatian lebih lanjut terhadap ancaman digital yang kian meningkat.
+ Ikuti Update










