PHPTOTO – Pemain League of Legends dan Valorant kini dapat mengubah pengaturan perangkat lunak anti-cheat Vanguard dari mode selalu aktif menjadi mode permintaan. Mulai hari ini, pemain yang memiliki perangkat keras sesuai dan memilih untuk mengaktifkan mekanisme keamanan pra-boot serta fitur perlindungan native Windows, dapat memanfaatkan fitur baru yang disebut “Vanguard Pre-Check”. Hal ini dijelaskan oleh Phillip Koskinas, kepala anti-cheat dari Riot Games.
Fitur ini diperkenalkan setelah kolaborasi antara tim keamanan OS Xbox di Microsoft dan tim Riot untuk meningkatkan kernel Windows guna mencegah eksploitasi driver dan memori yang sering digunakan oleh cheater. Dengan menggunakan fitur keamanan Windows yang dikenal sebagai Laporan Attestation Driver Runtime, Riot dapat mengetahui apakah cheat telah diunduh tanpa harus menjalankan sistem 24 jam sehari.
Untuk menggunakan Vanguard Pre-Check, pengguna harus menjalankan setidaknya Windows 11 versi 25H2. Koskinas menerangkan bahwa pengaturan ini diperlukan karena laporan attestation driver hanya diperkenalkan di versi tersebut, serta lebih sulit untuk melakukan kecurangan pada sistem operasi yang lebih baru.
Pengguna memiliki opsi untuk mengaktifkan mode on-demand, yang memungkinkan Vanguard aktif hanya saat bermain game dari Riot. Sekitar 35 persen pemain sudah memenuhi syarat untuk menggunakan fitur ini pada pembaruan berikutnya. Namun, sisanya yang berjumlah 65 persen perlu melakukan beberapa penyesuaian untuk dapat menggunakan mode on-demand.
Menurut Koskinas, mayoritas perangkat baru sudah dilengkapi dengan pengaturan tersebut secara default, sehingga pembaruan ini bersifat opsional bagi yang ingin memanfaatkannya. Jika tidak, pemain tidak perlu khawatir untuk mengubah pengaturan mereka.