PHPTOTO – Anthropic, perusahaan pengembang kecerdasan buatan, mengumumkan perubahan dalam kebijakan privasinya yang akan mulai berlaku pada 8 Juli. Dalam versi terbaru ini, pengguna Claude diminta untuk memverifikasi usia dan identitas mereka dengan mengunggah dokumen resmi yang dikeluarkan pemerintah. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi pengguna yang akunnya terindikasi aktivitas penipuan untuk mengajukan banding, bukannya langsung dilarang.

Dalam perubahan yang dipublikasikan awal bulan ini, Anthropic menyebutkan bahwa pemverifikasian identitas dapat dilakukan “dalam situasi tertentu,” meskipun tidak diberikan contoh spesifik. Kebijakan ini menjadi respons terhadap kebutuhan untuk mematuhi regulasi di berbagai negara dan negara bagian yang mewajibkan verifikasi usia untuk penggunaan layanan mereka. Selama ini, pengguna sudah diwajibkan berusia di atas 18 tahun untuk mengakses Claude.

Pengguna yang dikenakan kebijakan ini harus mengunggah foto imbas dari paspor atau SIM, serta foto wajah atau video untuk proses verifikasi. Data tersebut akan digunakan untuk membuat template geometri wajah yang dianggap sebagai data biometrik yang dilindungi di beberapa negara bagian. Bipartisan perwakilan perusahaan mengatakan bahwa mereka akan menyimpan catatan hasil verifikasi, termasuk apakah pengguna telah mencapai usia tertentu.

Tindakan ini juga dianggap sebagai langkah bagi Anthropic untuk mematuhi tantangan hukum, perubahan regulasi, dan tekanan yang datang dari pemerintahan. Perseteruan antara perusahaan dan pemerintahan AS, terutama terkait akses ke alat-alat AI mereka, masih berlanjut, termasuk setelah Departemen Pertahanan menambah label risiko rantai pasokan pada Anthropic. Sebelum keputusan terbaru ini, Anthropic menggandeng Persona, sebuah perusahaan yang menyediakan layanan verifikasi identitas, untuk membantu proses tersebut.